Oleh: Walfajri
Pengetahuan tentang karakteristik bahasa Arab merupakan tuntutan yang selayaknya dipahami oleh para pengajar bahasa Arab, karena pengetahuan tersebut akan memudahkan mereka dalam melaksanakan kegiatan pengajaran bahasa Arab. Namun harus dicernati bahwa karakteristik bahasa Arab ini tidak identik dengan kesulitannya. Dengan memiliki pengetahuan yang baik tentang karakteristik bahasa Arab setidaknya para pengajar bahasa Arab akan mengetahui keunikan yang dimiliki bahasa Arab dan mencari strategi yang sesuai untuk memudahkan anak didiknya dalam mempelajari bahasa Arab.
Bahasa Arab memiliki karakteristik yang unik dan universal. Unik artinya bahasa Arab memiliki ciri khas yang membedakannya dengan bahasa lainnya, sedangkan universal berarti pula adanya kesamaan nilai antara bahasa Arab dengan bahasa lainnya. Di antara karakteristik universal bahasa Arab tesebut antara lain:
1. Bahasa arab memiliki gaya bahasa yang beragam. Keragaman gaya bahasa tersebut meliputi (a) ragam sosial, ragam bahasa yang menunjukkan stratifikasi sosial ekonomi penuturnya. Sebagai misal, bahasa yang digunakan oleh penutur yang terpelajar berbeda dengan bahasa yang digunakan oleh penutur yang kurang berpendidikan, ragam bahasa standar (fusha) berbeda dengan ragam bahasa 'amiyah. (b) ragam geografis, ragam bahasa yang menunjukkan letak geografis penutur antara satu daerah dengan daerah yang lain, sehingga melahirkan dialek yang beragam pula, seperti dialek Saudi berbeda dengan dialek Mesir, Syria, Maroko, dll. (c) ragam idiolek, ragam bahasa yang menunjukkan integritas kepribadian setiap individu masyarakat.
2. Bahasa Arab dapat diekspresikan secara lisan maupun tertulis.
3. Bahasa Arab memiliki system, aturan dan perangkat yang khas. Artinya bahasa Arab memiliki system bunyi, system kata, system kalimat, dan system makna, dengan aturan-aturan yang khas.
4. Bahasa Arab memiliki sifat yang arbitrer dan simbolik. Arbitrer berarti mana suka, artinya tidak terdapat hubungan yang rasional antara lambang verbal dengan acuannya. Sebagai misal, benda cair yang bening yang biasa diminum dalam bahasa Arab disebut ma', dalam bahasa Indonesia disebut air, dan dalam bahasa Inggris disebut water. Kata-kata dalam setiap bahasa merupakan lambang-lambang benda nyata, abstrak, gagasan, dan sebagainya. Dengan sifat simbolis yang dimiliki bahasa, manusia dapat mengabstaksikan berbagai pengalaman dan pikirannya tentang berbagai hal termasuk hal-hal yang belum pernah dialaminya sekalipun.
5. Bahasa Arab senantiasa berkembang, produktif, dan kreatif. Suatu bahasa itu sangat terbuka untuk berkembang. Dari satu kata akan berkembang menjadi kalimat, dari satu kalimat dapat dihasilkan jumlah kalimat yang tidak terbatas. Dari satuan bunyi yang sangat kecil dapat dihasilkan ribuan jumlah kata. Selain itu, perkembangan bahasa selalu mengikuti perkembangan peradaban manusia. Sebagai contoh, dalam bahasa Arab terdapat sejumlah kata yang merupakan serapan dari bahasa lainnya seiring dengan perkembangan era informasi dan teknologi. Seperti: tilivaz, tilfun, radiyu, al-hasub al-'aliy, al-barid al-elektroniy, dll.
6. Bahasa Arab merupakan fenomena individu dan fenomena sosial manusia. Sebagai fenomena individu, ia merupakan ciri khas kemanusiaan. Dengan kemampuan berbahasa yang dimilikinya, manusia dapat berkembang melebihi makhluk-makhluk lainnya. Sedangkan sebagai fenomena sosial, bahasa merupakaqn suatu konvensi (kesepakatan) suatu masyarakat pemilik atau pengguna bahasa itu. Kesepakatan yang dimaksud pada dasarnya merupakan kebiasaan yang berlangsung turun temurun dari nenek moyangnya.
Di samping memiliki karakteristik universal, bahasa Arab juga memiliki karakteristis yang unik, antara lain:
1. Bahasa Arab memiliki bunyi yang konsisten dengan hurufnya. Bahasa Arab memiliki huruf yang tetap jumlahnya, yaitu 29 huruf, dan setiap satu huruf memilki satu system bunyi. Berbeda dengan bahasa Inggris yang memilki 26 huruf yang dapat menghadirkan 40 system bunyi.
2. Bahasa Arab memiliki struktur kata yang dapat berubah dan berproduksi. Satu bentuk kata dasar dalam bahasa Arab dapat memproduksi berbagai bentuk kata dengan makna yang berbeda. Di sinilah faktor kemudahan bahasa Arab. Dengan penguasaan kaidah tashrif dan isytiqaq yang sebagian besar bersifat qiyasi (analogis), 45% kata-kata dalam bahasa Arab dapat dilacak. Seperti kada dasar (قرأ) yang artinya membaca, dapat ditambah awalan, sisipan, dan akhiran yang menghasilkan berbagai variasi maknanya. Contoh (قراءة) yang berarti bacaan, (قارئ) berarti pembaca/orang yang membaca, (مقروء) berarti yang dibaca, dan sebagainya.
3. Adanya i'rab dalam struktur kalimat bahasa Arab. I'rab ini erat sekali hubungannya dengan makna. Perubahan harakat akhir suatu kata sangat ditentukan oleh kedudukan atau jabatan kata dalam struktur kalimat atau karena didahului oleh salah satu huruf atau kata tugas (nawashib, jawazim, dan nawasikh). Perubahan i'rab itu sangat besar pengaruhnya terhadap makna kalimat secara keseluruhan. Misalnya: ضرب أحمدُ عمرَ (Ahmad memukul Umar). Perhatikan, kata Ahmad berharakat akhir dhammah dan kata Umar berharakat akhir fathah. Bila harakat akhir kedua kata itu dirubah: ضرب أحمدَ عمرُ , kata Ahmad berubah menjadi berharakat akhir fathah dan Umar menjadi berharakat akhir dhammah, maka makna kalimat itu juga berubah menjadi (Ahmad dipukul Umar atau Umar memukul Ahmad).
4. Tulisan bahasa Arab bergerak maju dari kanan ke kiri, demikian pula membacanya. Karakteristik inilah yang membedakan bahasa Arab dari segala bahasa di dunia.
5. Bahasa Arab komitmen dengan bilangan dan gender. Ada istilah mufrad yang berarti kata benda tunggal, mutsanna berarti kata benda dual, dan jama' berarti kata benda plural. Ada istilah mudzakkar artinya kata benda maskulin dan muannats artinya kata benda feminin.
Dari paparan di atas dapat dipahami bahwa ciri-ciri khas bahasa Arab tersebut tidaklah identik dengan kesulitannya, karena banyak di antara ciri khas itu yang merupakan faktor kelebihan dan kemudahan bahasa Arab. Tinggal bagaimana kita melihat, mencermati, dan mendalami substansi bahasa Arab. Wallahu a'lam bisshawab.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






Posting Komentar