Walfajri


Oleh: Walfajri

Apa sih Mind Map itu?

Mind Map merupakan sistem peta pikiran atau peta konsep. Mind Map ini dipopulerkan oleh Dr. Toni Buzzan di awal tahun 1970-an. Artinya, Mind Map ini telah teruji selama sekian puluh tahun.

Sistem pembelajaran di Negara-negara maju, seperti Eropa dan Amerika sudah populer dan sudah banyak menggunakan Mind Map. Bahkan di Asia pun Mind Map ini sudah wajib diterapkan sejak SD hingga Perguruan Tinggi. Beberapa lembaga pendidikan di Indonesia akhir-akhir ini juga mulai banyak menggunakan Mind Map guna meningkatkan prestasi belajar siswanya. Namun, Sebagian besar masih banyak juga yang belum menerapkannya, ya mungkin karena belum tahu apa itu Mind Map, apa manfaatnya, dan apa kelebihannya, mungkin juga sudah tahu tapi malas menggunakannya, alias tidak mau repot dan tidak kreatif.

Mind Map sesuai dengan sistem kerja alami otak (Brain Management), sebab memenuhi tiga prinsip berikut:

1. Menggunakan kedua belah otak kanan dan kiri

Mencatat pelajaran bahasa Inggris dan bahasa Arab dengan Mind Map tidak saja melibatkan otak kiri, tetapi juga melibatkan otak kanan. Sebab, mencatat pelajaran dengan Mind Map melibatkan simbol-simbol atau gambar-gambar yang kita sukai. Kita juga dapat menambahkan warna-warna untuk cabang-cabang dari pikiran utama kita yang mengindikasikan makna tertentu. Selain itu, kita juga bisa melibatkan emosi, kesenangan, dan kreativitas kita dalam membuat catatan-catatan.

2. Belajar Bagaimana Cara Belajar yang Efektif

Dengan Mind Map, kita bisa membuat ringkasan dari pelajaran bahasa Inggris dan bahasa Arab yang efektif. Sebab kita dilatih untuk berpikir secara sistematis dan menyeluruh, mencakup gagasan atau pikiran utama dan semua cabang-cabang dari pikiran utama, bahkan detail-detail dari cabang-cabang pikiran utama tersebut. Hal ini akan membuat kita lebih mudah dan lebih cepat dalam memahami dan menguasai pelajaran bahasa Inggris ketimbang kita mencatat pelajaran bahasa Inggris dan bahasa Arab secara konvensional.

3. Otak Bekerja Secara Alami

Karena Mind Map melibatkan otak kanan dan otak kiri sekaligus, maka otak akan bekerja secara alami. Jika hanya otak kiri saja yang bekeja, maka otak kita akan cepat lelah, cepat lupa, dan kehilangan konsentrasi. Nah, dengan melibatkan kedua belah otak kita dalam belajar bahasa Inggris dan bahasa Arab, maka tentu kita akan mendapatkan hasil belajar bahasa Inggris yang optimal dan memuaskan.

Manfaat Mind Map dalam Belajar Bahasa Inggris

Apa sih manfaat Mind Map bagi belajar bahasa Inggris? Wah… Ya banyak sekali manfaatnya, antara lain: membuat ringkasan yang efektif, mengkaji ulang materi pelajaran dengan cepat, mencatat pelajaran dengan efektif, mengelola atau menyusun pikiran dan gagasan secara sistematis dan menyeluruh, menyusun bahan presentasi dengan baik, dll.

Kelebihan Mind Map

Berikut ini beberapa kelebihan belajar bahasa Inggris dan bahasa Arab dengan menggunakan Mind Map:
• Dapat melihat gambaran ringkasan atau catatan materi pelajaran secara menyeluruh dan jelas.
• Terdapat pengelompokkan atau pengorganisasian pikiran dan gagasan secara sistematis.
• Menarik perhatian mata sehingga tidak membosankan untuk di baca berulang-ulang.
• Memudahkan kita berkonsentrasi.
• Proses pembuatannya menyenangkan karena melibatkan gambar-gambar, simbol-simbol, dan warna-warna yang kita sukai.
• Mudah dan cepat mengingatnya karena ada penanda-penanda visualnya.

Cara Membuat Mind Map

Untuk membuat Mind Map, kamu perlu menyiapkan lebih dulu bahan-bahan sebagai berikut:

• Kertas putih polos minimal ukuran A4
• Pensil atau bolpoint warna, atau spidol untuk memvisualisasikan ide-ide dengan baik

Terus apa lagi ya.. mmm.. otak kita sendiri. Sebab kalau bahan-bahan lainnya sudah siap tapi otak kita belum siap, sama saja yakan..? Hehe… just kidding, take it easy!

Oya, untuk membuat Mind Map ini kita juga perlu imaginasi untuk membuat kreasi catatan agar menarik dilihat dan tidak membosankan dibaca atau pelajari.

Okey.. Selanjutnya, perlu sebutkan dulu unsur-unsur apa saja yang ada dalam Mind Map:
• Pusat peta pikiran
• Cabang utama
• Detail (rincian) cabang
• Simbol atau gambar
• Warna


1. Pusat Peta Pikiran
Sekarang kita mulai dari pusat peta pikiran. Pusat peta pikiran merupakan ide atau gagasan utama. Jika Kamu sedang merangkum buku bahasa Inggris dan bahasa Arab, pusat peta pikiran adalah judul buku tersebut. Jika Kamu sedang menyusun bahan pidato atau cerita (story telling) bahasa Inggris bahasa Arab, pusat peta pikiran adalah judul pidato atau cerita tersebut.

Tuliskan pusat peta pikiran berupa ide atau gagasan utama Kamu di tengah-tengah kertas yang sudah Kamu siapkan. Jadi ia merupakan tema atau topik central yang akan Kamu visualkan

2. Cabang Utama
Cabang utama merupakan cabang tingkat pertama yang langsung terhubung atau memancar dari pusat peta pikiran. Jika Kamu meringkas buku bahasa Inggris dan bahasa Arab, cabang utama dapat berupa bab-bab buku tersebut. Jika kamu Jika Kamu sedang menyusun bahan pidato atau cerita (story telling) bahasa Inggris dan bahasa Arab, cabang utama adalah sub-sub tema atau topik pidato atau cerita tersebut.

Gunakan brainstorming dalam menyusun cabang utama ini, dengan mengajukan pertanyaan pertanyaan dasar 5W1H: Who, What, Where, When, Why, dan How? Buat garis-garis cabang utama yang menarik, berbelok-belok dan tidak perlu lurus atau kaku. Lalu tulis kata-kata kunci di atas garis cabang utama sesuai dengan sub-sub tema atau topik.

3. Anak Cabang
Anak cabang merupakan garis-garis rincian yang memancar dari cabang utama. Kamu dapat menuliskannya ke segala arah. Usahakan garis-garis anak cabang meliuk, bukannya sekedar garis lurus. Panjangnya sesuai dengan panjang kata kunci yang akan kamu tulis di atasnya.

Kamu juga bisa garis-garis anak cabang lagi dari garis anak cabang yang ada, tidak ada batasan hingga level berapa, sesuaikan saja dengan kebutuhan.

4. Gambar atau Simbol
Selanjutnya, Kamu bisa memberikan atau menyisipkan gambar-gambar atau symbol-symbol yang dapat memvisualisasikan kata kunci yang Kamu tulis. Usahakan membuat gambar/symbol yang membantu Kamu mengingat kata kunci tersebut.

5. Warna
Terakhir gunakan warna-warni yang menarik dalam peta pikiran (Mind Map) yang telah Kamu buat. Semakin berwarna-warni, semakin hidup dan semakin Kamu tertarik untuk memandang, membaca, dan mempelajarinya.

Ingat..! Mind Map ini bisa digunakan dalam belajar bahasa Inggris dan bahasa Arab untuk keempat keterampilan bahasa: Listening (Istima'), Speaking (Kalam), Reading (Qira'ah), dan Writing (Kitabah). Selain itu, Mind Map bisa juga digunakan untuk mengembangkan vocabulary (mufradat), termasuk untuk mempelajari Grammar (Nahwu-Sharaf).

Selamat Mencoba dan Berkreasi!


0 Responses

Posting Komentar